Saung Kopi Hawwu Komitmen Lunasi Pajak, Pemkab Kuningan Malah Nunggak Ratusan Juta ke Mayang Catering!
KUNINGANSATU.COM,- Komitmen Wajib Pajak Saung Kopi Hawwu (SKH) untuk mulai menyelesaikan tunggakan pajaknya memunculkan sorotan baru terhadap Pemerintah Kabupaten Kuningan. Di tengah proses SKH memperbaiki kepatuhan fiskal, Pemkab justru masih memiliki kewajiban pembayaran yang belum tuntas kepada Mayang Catering, perusahaan yang masih satu jaringan keluarga dengan pengelola SKH.
Berdasarkan dokumen INVOICE TAGIHAN DINKES 2018-2020, terdapat tagihan senilai Rp281.186.500 untuk penyediaan jasa konsumsi pada sejumlah kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Tagihan tersebut hingga kini masih tercatat sebagai belum dibayarkan sepenuhnya.
Sementara itu, SKH sebelumnya menjadi sorotan karena temuan LHP BPK terkait deviasi omzet dan tunggakan pajak sekitar Rp440 juta. Namun dalam perkembangan terbaru, pihak SKH disebut telah melakukan komunikasi dengan Bappenda dan menyatakan kesiapan untuk mulai melunasi kewajiban pajaknya.
Di sisi lain, Pemkab Kuningan belum menyelesaikan pembayaran kepada Mayang Catering, meski kegiatan yang dikerjakan berlangsung beberapa tahun lalu dan tercatat dalam dokumen resmi tagihan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. Edi Martono, MARS, saat dikonfirmasi mengenai status tagihan tersebut, membenarkan bahwa informasi itu memang berkaitan dengan kegiatan di masa kepemimpinan sebelumnya.“Saya juga dengarnya begitu, cuma belum tahu secara rincinya,” ujar Edi, Jumat (21/11/2025).
Edi menjelaskan bahwa sejak ia menjabat sebagai Kadinkes beberapa bulan terakhir, belum ada informasi atau dokumen resmi yang disampaikan kepadanya mengenai tagihan itu. Ia menegaskan bahwa detail soal pembayaran tersebut akan lebih diketahui oleh kepala dinas sebelum dirinya.
Pernyataan tersebut membuka ruang pertanyaan mengenai tindak lanjut Pemkab terhadap kewajiban pembayaran yang telah bertahun-tahun belum terselesaikan. Di satu sisi, wajib pajak diminta untuk disiplin memenuhi kewajiban kepada pemerintah. Di sisi lain, pemerintah daerah juga diharapkan menunjukkan komitmen yang sama dalam menyelesaikan kewajiban kepada penyedia jasa.
Hingga berita ini dipublikasi, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Kuningan mengenai langkah lanjutan terkait penyelesaian pembayaran kepada Mayang Catering. Publik kini menunggu apakah pemerintah daerah akan memberikan kejelasan dan memastikan penyelesaian administrasi keuangan yang masih tertunda tersebut.***
















