Bikin Bangga! Dua Pelajar Kuningan Tembus Parlemen Remaja DPR RI 2026

KUNINGANSATU.COM – Membawa nama daerah ke panggung nasional menjadi pengalaman berharga bagi Khedira dan Shalwa. Dua pelajar asal Kabupaten Kuningan ini berhasil mengikuti kegiatan Parlemen Remaja DPR RI Angkatan 2026 yang berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta.

Khedira, siswa kelas X SMA Negeri 3 Kuningan (Smantika), dan Shalwa, siswi kelas X SMA Negeri 2 Kuningan (Smanda), menjadi perwakilan Kuningan dalam program edukasi demokrasi yang mempertemukan pelajar terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

Keikutsertaan keduanya mendapat apresiasi dari Rudi Rohmansyah, S.H., M.H., Kepala Biro Protokol dan Humas Sekretariat Jenderal DPR RI. Ia mengaku bangga atas keberhasilan pelajar dari daerah pemilihan Kuningan yang mampu lolos dan mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Bagi Rudi, kehadiran Khedira dan Shalwa menjadi kesempatan bagi pelajar Kuningan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda daerah di tingkat nasional.

“Selamat kepada adik-adik Parlemen Remaja dari daerah pemilihan Kuningan, Jawa Barat, khususnya SMA Negeri 2 Kuningan dan SMA Negeri 3 Kuningan,” ujar Rudi, Jum’at (2/10/2026).

Ia menilai partisipasi tersebut patut diapresiasi karena memberikan ruang bagi generasi muda daerah untuk terlibat dalam kegiatan yang berkaitan langsung dengan pendidikan demokrasi dan keparlemenan.

“Saya bangga kepada adik-adik perwakilan dari Kuningan untuk menunjukkan bahwa daerah pemilihan Kuningan juga bisa tampil dan lolos mengikuti kegiatan Parlemen Remaja,” katanya.

Selama lima hari pelaksanaan, Khedira dan Shalwa berkesempatan mengenal lebih dekat dinamika parlemen melalui berbagai kegiatan simulasi. Mulai dari rapat kerja komisi, pembahasan rancangan undang-undang, hingga simulasi Rapat Paripurna menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan program tersebut.

Parlemen Remaja sendiri merupakan program edukasi demokrasi yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal DPR RI untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai tugas dan fungsi lembaga legislatif, terutama dalam proses pembentukan undang-undang.

Lebih dari sekadar simulasi persidangan, program ini juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, membangun komunikasi, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan publik.

Pertemuan dengan peserta dari berbagai daerah turut membuka kesempatan bagi para pelajar untuk bertukar gagasan dan memperluas wawasan kebangsaan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam memahami bagaimana aspirasi masyarakat disampaikan dan diperjuangkan melalui lembaga perwakilan rakyat.

Keberhasilan Khedira dan Shalwa mengikuti Parlemen Remaja 2026 sekaligus menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan Kabupaten Kuningan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memotivasi pelajar lainnya untuk berani mengambil peluang, mengembangkan kapasitas diri, dan berpartisipasi dalam forum nasional.

Menutup pernyataannya, Rudi kembali memberikan semangat kepada kedua sekolah yang telah mengirimkan perwakilannya. Dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keterlibatan pelajar Kuningan dalam program Parlemen Remaja DPR RI.

“Semangat SMA Negeri 2 Kuningan, semangat SMA Negeri 3 Kuningan. Terima kasih,” tutur Rudi.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup