Mahasiswa UIN Siber dan KPA Cirebon Edukasi HIV/AIDS untuk Calon Pengantin

KUNINGANSATU.COM,- Edukasi mengenai HIV/AIDS menjadi salah satu materi yang diberikan kepada calon pengantin dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Kota Cirebon. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Cirebon.

Kegiatan Bimwin berlangsung di dua Kantor Urusan Agama (KUA), yakni KUA Kecamatan Harjamukti pada Selasa (22/9/2026) dan KUA Kecamatan Lemahwungkuk pada Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, calon pengantin mendapatkan pemahaman mengenai HIV/AIDS, mulai dari pengertian, cara penularan, hingga langkah pencegahannya. Edukasi diberikan sebagai bagian dari persiapan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Staf KPA Cirebon, Ana, mengatakan pengetahuan mengenai HIV/AIDS penting dimiliki calon pengantin agar mereka memahami informasi kesehatan secara tepat.

«“Edukasi HIV/AIDS penting diberikan kepada calon pengantin karena mereka perlu mengetahui cara penularan dan pencegahannya. Dengan pengetahuan yang benar, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai HIV/AIDS.”»

Salah satu materi yang ditekankan dalam edukasi tersebut adalah mengenai cara penularan HIV. Peserta dijelaskan bahwa HIV dapat menular melalui kondisi tertentu, termasuk pertukaran darah, tetapi tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari seperti bersalaman atau bersentuhan tangan.

“HIV itu menular melalui pertukaran darah, bukan melalui sentuhan tangan,” menjadi salah satu penekanan dalam penyampaian materi kepada peserta.

Penjelasan tersebut diberikan untuk membantu calon pengantin memahami HIV/AIDS berdasarkan informasi kesehatan yang benar sekaligus mengurangi kekhawatiran dan stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.

Selain membahas penularan, peserta juga mendapatkan informasi mengenai langkah-langkah pencegahan. Pengetahuan tersebut dinilai penting karena calon pengantin akan memasuki kehidupan keluarga yang membutuhkan kepedulian terhadap kesehatan diri maupun pasangan.

Keterlibatan mahasiswa PPL dalam kegiatan Bimwin menjadi bagian dari proses pembelajaran di lapangan. Mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga terlibat dalam membantu keberlangsungan edukasi dan berinteraksi langsung dengan calon pengantin.

Bagi mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks kehidupan masyarakat. Pengalaman berinteraksi langsung dengan peserta juga memberikan gambaran mengenai kebutuhan edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan di KUA Kecamatan Harjamukti dan KUA Kecamatan Lemahwungkuk sekaligus memperlihatkan adanya ruang kolaborasi antara mahasiswa, KPA Cirebon, dan pihak KUA dalam memberikan bekal pengetahuan kepada calon pengantin.

Edukasi HIV/AIDS dalam Bimwin tersebut juga berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui penyampaian informasi kesehatan, calon pengantin diharapkan memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai HIV/AIDS sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus membangun pemahaman yang lebih tepat mengenai HIV/AIDS, termasuk pentingnya mencegah stigma dan kesalahpahaman yang masih berkembang di masyarakat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup