Ada Pentas Seni hingga Makan Bersama, Adrahi Akbar Miftahul Hidayah Penuh Kebersamaan

KUNINGANSATU.COM,- Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, Desa Cantilan, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, menggelar Adrahi Akbar, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Miftahul Hidayah tersebut menjadi ajang pertemuan antara wali santri, para santri, dan pihak pondok. Tidak hanya diisi dengan rangkaian acara, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara orang tua santri dan pengelola pesantren.

Adrahi Akbar diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak pondok. Suasana kemudian semakin semarak dengan penampilan pentas seni yang dibawakan oleh para santri.

Beragam penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para wali santri yang hadir, tetapi juga memberikan kesempatan kepada santri untuk menampilkan kreativitas serta bakat yang mereka miliki.

Kebersamaan berlanjut melalui makan bersama yang melibatkan wali santri, santri, dan pihak pondok. Momen tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, sekaligus membuka ruang bagi para wali santri untuk berinteraksi langsung dengan pihak pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, KH. Maman Hidayat, mengatakan, hubungan yang baik antara wali santri dan pihak pondok menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses pendidikan anak.

“Pertemuan seperti ini penting untuk terus menjaga hubungan antara wali santri dan pihak pondok. Anak-anak yang belajar di pesantren tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, pondok dan orang tua harus bisa berjalan bersama dan saling memberikan dukungan,” ujar KH. Maman Hidayat.

Menurutnya, pendidikan santri tidak hanya menjadi tanggung jawab pesantren. Peran keluarga tetap dibutuhkan agar proses pendidikan dan pembentukan karakter santri dapat berjalan secara berkesinambungan.

Karena itu, kegiatan yang mempertemukan wali santri dengan pihak pondok dinilai penting untuk menjaga komunikasi. Selain bertukar informasi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk saling memahami perkembangan dan kebutuhan para santri selama menjalani pendidikan di pesantren.

KH. Maman Hidayat berharap Adrahi Akbar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia ingin hubungan antara wali santri dan pihak pondok terus terjalin setelah kegiatan tersebut berakhir.

“Semoga silaturahmi ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Semoga hubungan antara wali santri dan pihak pondok semakin dekat, komunikasi semakin baik, dan kita semua bisa bersama-sama mendampingi anak-anak dalam menuntut ilmu,” katanya.

Adrahi Akbar juga menjadi kesempatan bagi para wali santri untuk melihat secara langsung kreativitas anak-anak mereka dalam berbagai penampilan. Di sisi lain, kehadiran orang tua memberikan ruang bagi santri untuk merasakan dukungan keluarga di lingkungan pendidikan mereka.

Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Miftahul Hidayah berupaya menjaga hubungan yang harmonis dengan para wali santri. Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung pendidikan sekaligus pembentukan karakter para santri.

Bagi pihak pondok, Adrahi Akbar bukan sekadar agenda pertemuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menyatukan langkah antara pesantren dan keluarga dalam mendampingi para santri menuntut ilmu.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup