ASN Kuningan Diminta Siaga! Bupati Ingatkan Ancaman Ekonomi Global Usai Lebaran
KUNINGANSATU.COM,- Usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali fokus meningkatkan kinerja sekaligus bersiap menghadapi tantangan ekonomi global yang dinilai kian dinamis.
Dalam kegiatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan pada Rabu (25/3/2026), Bupati mengawali arahannya dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada ASN dan masyarakat.
Ia menilai momentum Lebaran tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga titik awal untuk memperkuat soliditas dan semangat kerja aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Setelah Lebaran, kita harus kembali bekerja dengan semangat baru dan komitmen yang lebih kuat,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang tetap menjalankan tugas selama masa libur, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata. Menurutnya, kontribusi mereka turut menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran.
Ia mengungkapkan, suasana Lebaran di Kabupaten Kuningan tahun ini terpantau lebih semarak, ditandai dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk tingginya kehadiran jamaah di masjid saat salat Id.
Fenomena tersebut, kata dia, mencerminkan kuatnya keterikatan para perantau dengan daerah asalnya, yang menjadi potensi sosial penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Namun demikian, Bupati mengingatkan adanya tantangan eksternal yang perlu diantisipasi, khususnya terkait kondisi ekonomi global dan nasional. Ia menyoroti fluktuasi harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi postur anggaran negara, termasuk alokasi transfer ke daerah.
“Kondisi global saat ini cukup berpengaruh terhadap stabilitas fiskal. Daerah harus siap melakukan penyesuaian,” katanya.
Selain itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional juga menjadi perhatian, sehingga pemerintah daerah dituntut lebih adaptif dan cermat dalam merumuskan kebijakan keuangan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan menerapkan pengelolaan anggaran secara selektif dengan mengedepankan efisiensi serta skala prioritas. Bupati memastikan bahwa hak ASN, seperti gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP), tetap menjadi prioritas utama.
“Pemenuhan hak ASN harus tetap terjaga. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah,” tegasnya.
Sementara itu, program-program yang belum mendesak akan ditinjau kembali atau ditunda sementara guna menjaga keseimbangan fiskal daerah.
Terkait wacana penerapan sistem kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA), Bupati menyatakan bahwa kebijakan tersebut masih memerlukan kajian mendalam, terutama terkait kesiapan infrastruktur dan efektivitas pelayanan publik di daerah.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memastikan setiap penggunaan anggaran dilakukan secara tepat guna demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Kuningan.

















