Bulan Dana PMI Tembus Rp703 Juta, Bupati Dian: Ini Gerakan Nurani Warga Kuningan!
KUNINGANSATU.COM,- Bulan Dana PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2025 resmi ditutup dengan capaian menggembirakan. PMI Kuningan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp703.887.000, atau 88 persen dari target Rp800 juta. Angka ini menjadi bukti meningkatnya kepedulian dan solidaritas kemanusiaan masyarakat di tengah kondisi ekonomi daerah yang belum sepenuhnya pulih.
Penutupan sekaligus pemberian penghargaan Bulan Dana PMI digelar di Aula Bank BJB Cabang Kuningan, Rabu (5/11/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh elemen masyarakat yang terlibat.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI yang juga PJ Sekda Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., dalam laporannya menyebut pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai Keputusan Bupati Kuningan Nomor 400.7.2.9/KPT/628/Kesra/2025. Ia menegaskan bahwa tingginya capaian tahun ini menunjukkan partisipasi aktif masyarakat, ASN, dan pemerintah daerah. Meski begitu, Wahyu tetap menyoroti rendahnya kontribusi dari kalangan pengusaha.
Wakil Ketua PMI Kuningan, Drs. Apang Suparman, M.Si., mewakili Ketua PMI Hj. Ika Rahmatika, menjelaskan bahwa perolehan dana tahun ini meningkat 40 persen dibanding tahun 2024 yang hanya mencapai Rp503 juta. Dana tersebut akan dialokasikan untuk penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, kebutuhan darah, hingga penguatan generasi muda melalui KSR dan PMR.
PMI Kuningan juga telah menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di delapan desa dan rumah ambruk di tujuh lokasi. Pelayanan darah berjalan optimal, dengan total 14.788 labu yang terkumpul hingga September 2025, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 14.436 labu.
Dalam momentum HUT ke-80 PMI, kegiatan sosial seperti pemberian penghargaan pembina PMR, pembagian 50 paket sembako, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 warga dan pelajar turut dilakukan.
Bupati Dian menegaskan bahwa Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, melainkan gerakan moral dan kemanusiaan. “PMI bukan hanya urusan transfusi darah, tapi gerakan nurani yang menumbuhkan empati dari lubuk hati yang paling dalam,” ujarnya.
Ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha. “Coba undang para pengusaha yang sukses di Kuningan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, penghargaan diberikan kepada kecamatan dan instansi terbaik dalam pengumpulan dana PMI 2025:
Kategori A (Rp16-38,7 juta): Luragung, Ciawigebang, Jalaksana
Kategori B (Rp13,8–15,6 juta): Maleber, Garawangi
Kategori C (Rp8,8-11,9 juta): Ciwaru, Mandirancan, Cimahi, Darma
Kategori D (Rp6,5-8,4 juta): Selajambe, Karangkancana, Pancalang
Untuk tingkat instansi, penghargaan diberikan kepada Polres Kuningan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, dan Dekopinda Kuningan.
Acara turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, SH., M.Kn., pimpinan Bank BJB, unsur Forkopimda, para camat, BUMN/BUMD, organisasi masyarakat, serta relawan PMI.***

















