Ngopi dengan View Gunung Ciremai, Rooftop Tersembunyi di Kuningan Ini Bisa Jadi Pilihan
KUNINGANSATU.COM,- Mencari tempat nongkrong dengan suasana berbeda di Kabupaten Kuningan? The Sky Terrace di The Icon Hotel Kuningan bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati kopi, menyantap aneka hidangan, sekaligus memandang panorama alam dari ketinggian.
Berada di rooftop lantai 5 The Icon Hotel, The Sky Terrace menawarkan suasana yang memadukan konsep tempat ngopi premium dengan pemandangan alam dan perkotaan. Lokasinya yang tidak banyak diketahui masyarakat membuat tempat ini disebut sebagai salah satu hidden gem di kawasan Palutungan dan sekitarnya.
Manajer Operasional The Icon Hotel Kuningan, Aris Munandar, menjelaskan bahwa The Sky Terrace tidak hanya diperuntukkan bagi tamu yang menginap di hotel. Masyarakat umum juga dapat datang untuk menikmati fasilitas dan berbagai menu yang tersedia.
Hal itu disampaikan Aris saat diwawancarai di The Icon Hotel Kuningan, Senin (12/10/2026).
“Tempat ini cukup hidden gem di daerah Palutungan. Lokasinya lebih tepat di The Icon Hotel, di lantai 5, tepatnya di rooftop yang bernama Sky Terrace,” ujar Aris.
Salah satu daya tarik The Sky Terrace adalah pemandangan yang dapat dinikmati pengunjung dari area rooftop.
Saat cuaca cerah pada siang hari, pengunjung berkesempatan melihat panorama Gunung Ciremai dari ketinggian. Sementara pada malam hari, suasana dapat dinikmati dengan pemandangan lampu-lampu kota Kuningan.
Perpaduan panorama alam dan suasana perkotaan tersebut menjadi nilai tambah bagi pengunjung yang ingin mencari tempat bersantai, baik untuk menikmati kopi maupun menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.
Menurut Aris, konsep premium yang dihadirkan The Sky Terrace tidak hanya berkaitan dengan tempatnya, tetapi juga pengalaman bersantai yang ditawarkan kepada pengunjung.
“Keunggulannya, tempat ini hidden gem dan di sisi lain juga premium. View-nya bagus. Kalau siang, kita bisa melihat Gunung Ciremai, sedangkan di sisi lain bisa menikmati city light Kota Kuningan,” katanya.
Tak hanya menawarkan pemandangan, The Sky Terrace juga menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman untuk menemani waktu bersantai pengunjung.
Untuk kategori light meal, tersedia sejumlah camilan, seperti kentang goreng atau french fries, tahu cabai garam, dan siomay ayam.
Pengunjung yang menginginkan hidangan lebih mengenyangkan juga dapat memilih aneka menu makanan Asia, di antaranya chicken salted egg, capcay, dan olahan cumi.
Pilihan lainnya datang dari kategori makanan khas Indonesia. Beberapa menu yang tersedia antara lain pisang goreng aren, tempe mendoan, nasi goreng, nasi goreng kampung, sop buntut, dan sop iga.
Ragam menu tersebut memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin sekadar menikmati camilan sambil menyeruput kopi maupun bersantap dengan hidangan utama.
“Kita punya berbagai macam makanan, mulai dari light meal, Asian food, Indonesian street food, sampai Indonesian food. Pilihannya cukup banyak,” tutur Aris.
Untuk pilihan minuman, The Sky Terrace menawarkan beragam menu, mulai dari kopi, jus buah, hingga minuman nonkopi.
Aris menyebut kopi susu gula aren dan kopi susu Icon sebagai dua menu kopi yang menjadi best seller di tempat tersebut.
Selain itu, tersedia kopi tubruk arabika serta pilihan kopi kapsul Nespresso, seperti Caramelo dan Volluto.
Bagi pengunjung yang tidak mengonsumsi kopi, terdapat sejumlah alternatif minuman, termasuk jus semangka, jus melon, jus mangga, cokelat, matcha latte, dan taro latte.
Variasi menu ini dihadirkan agar pengunjung memiliki banyak pilihan minuman yang dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.
Aris juga mempersilakan masyarakat untuk datang langsung guna mengetahui pilihan menu yang tersedia secara lebih lengkap.
Salah satu hal yang ingin diluruskan pengelola adalah anggapan bahwa The Sky Terrace hanya dapat diakses oleh tamu yang menginap di The Icon Hotel.
Menurut Aris, tempat tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Pengunjung yang datang tidak perlu menjadi tamu hotel untuk menikmati suasana rooftop dan memesan makanan maupun minuman.
Akses menuju lokasi juga dapat dibantu oleh petugas keamanan yang berjaga di area depan hotel.
“Betul, kebanyakan orang mengira The Sky Terrace ini hanya terbuka untuk tamu hotel. Padahal, sebenarnya tempat ini bisa dikunjungi oleh umum juga,” jelasnya.
Bagi pengunjung yang membawa sepeda motor, area parkir tersedia di bagian depan, di sebelah selatan lobi resepsionis. Sementara itu, pengunjung yang membawa mobil dapat menggunakan area parkir di sebelah utara.
Setelah memarkir kendaraan, pengunjung dapat menuju lobi hotel dan menggunakan lift untuk naik langsung ke lantai 5, tempat The Sky Terrace berada.
Pengunjung yang belum mengetahui jalurnya dapat bertanya kepada petugas keamanan agar diarahkan menuju area yang dituju.
Kehadiran The Sky Terrace memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana berbeda saat menghabiskan waktu di Kabupaten Kuningan.
Dengan lokasi di rooftop, panorama Gunung Ciremai saat cuaca mendukung, pemandangan lampu kota pada malam hari, serta pilihan makanan dan minuman yang beragam, tempat ini menawarkan pengalaman bersantai yang memadukan kuliner dan suasana.
Aris berharap masyarakat yang selama ini belum mengetahui keberadaan The Sky Terrace dapat datang dan mencoba langsung fasilitas yang tersedia.
Dengan akses yang terbuka bagi pengunjung umum, The Sky Terrace tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi tamu hotel, tetapi juga pilihan tempat nongkrong bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi dan kuliner dengan panorama dari ketinggian.















