Dimulai dari Dua SPPG, Baznas Kuningan Ajak Ratusan SPPG Ikut Berinfak

KUNINGANSATU.COM,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperluas gerakan berbagi melalui infak. Program bertajuk SPPG Berinfak ini diharapkan menjadi budaya baru di kalangan relawan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

Gerakan tersebut diawali dengan penyerahan infak dari para relawan SPPG Sindangsari 3, Kecamatan Sindangagung, dan SPPG Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, pada Senin (12/10/2026).

Penyerahan infak itu dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Kuningan KH. Yusron Kholid beserta seluruh wakil ketua Baznas. Hadir pula perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, kepala SPPG, serta Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan.

Ketua SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan gerakan tersebut berangkat dari keinginan para relawan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial. Setiap relawan menyisihkan infak sebesar Rp10.000 untuk disalurkan melalui Baznas Kabupaten Kuningan.

“Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan, kami akan support,” ujar Alfan yang berasal dari Aceh.

Menurutnya, infak tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Senada dengan Alfan, Saddam Husein selaku perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG menilai gerakan ini merupakan wujud kesadaran untuk berbagi dengan sesama.

Ia berharap semakin banyak SPPG yang tergerak mengikuti langkah tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Semoga gerakan SPPG Berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan. Sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” kata Saddam, yang pernah menjabat Ketua Pemuda Muhammadiyah.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, KH. Yusron Kholid, mengapresiasi inisiatif para relawan dari kedua SPPG tersebut. Ia berharap gerakan ini menjadi pemantik bagi SPPG lain untuk membiasakan infak di lingkungan kerja masing-masing.

Menurut Yusron, keterlibatan relawan SPPG dalam gerakan infak berpotensi memperkuat penghimpunan dana sosial yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap ini menjadi trigger bagi SPPG lain agar mulai membudayakan berinfak di kalangan SPPG. Kami juga sangat mengapresiasi inisiatif dari dua SPPG ini yang telah berinfak ke Baznas,” ungkapnya.

Yusron menjelaskan, apabila penghimpunan infak dari lingkungan SPPG dapat berjalan optimal, penyalurannya juga akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan sosial para relawan SPPG.

Bahkan, keluarga relawan yang membutuhkan bantuan sosial dapat mengajukan permohonan kepada Baznas Kabupaten Kuningan untuk mendapatkan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kabar baiknya, kami juga mendapat informasi akan ada beberapa SPPG yang dalam waktu dekat akan menyalurkan infaknya ke Baznas Kuningan,” tambahnya.

Dukungan terhadap gerakan SPPG Berinfak juga disampaikan Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Kuningan, Ramdan. Ia menilai gerakan tersebut memiliki potensi besar apabila diikuti oleh seluruh SPPG yang beroperasi di Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan data yang disampaikannya, terdapat 182 SPPG dengan total sekitar 7.400 relawan di Kabupaten Kuningan.

Menurut Ramdan, apabila seluruh relawan turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk berinfak, dana yang terkumpul berpotensi memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya,” kata Ramdan.

Gerakan SPPG Berinfak pun diharapkan tidak berhenti pada penyerahan infak perdana dari dua SPPG. Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan berkembang menjadi gerakan bersama yang memperkuat solidaritas ant relawan sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup