Lewat PBL 2, Mahasiswi UNISA Kuningan Edukasi Diet Hipertensi

KUNINGANSATU.COM, – Mengendalikan tekanan darah tinggi tidak cukup hanya dengan mengandalkan pengobatan. Pola makan sehari-hari juga menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Hal tersebut menjadi materi utama dalam penyuluhan kesehatan yang disampaikan Lutfi Novitasari, mahasiswi Fakultas Kesehatan (FKES) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA), di UPTD Puskesmas Ciawigebang, Jumat (16/10/2026).

Lutfi merupakan mahasiswa Kelompok 5 yang tengah menjalani kegiatan Praktik Belajar Lapangan 2 (PBL 2). Dalam kegiatan tersebut, ia bertindak sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Diet Hipertensi: Langkah Cerdas Menuju Hidup Lebih Sehat.”

Dalam pemaparannya, Lutfi menjelaskan pentingnya pengaturan pola makan bagi penderita hipertensi, mulai dari membatasi konsumsi garam hingga memilih bahan makanan yang lebih sehat.

“Diet hipertensi merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan garam, membatasi makanan tinggi lemak, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah faktor yang berkaitan dengan hipertensi, di antaranya konsumsi natrium atau garam berlebihan, stres, obesitas, dan faktor keturunan.

Menurut materi penyuluhan, konsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga volume darah meningkat dan tekanan darah berpotensi naik. Karena itu, pengaturan asupan garam menjadi salah satu prinsip penting dalam diet hipertensi.

Selain mengurangi garam, masyarakat juga perlu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan tinggi garam seperti keripik asin dan makanan ringan bercita rasa asin, serta makanan awetan seperti ikan asin, telur asin, dendeng, dan abon, termasuk yang perlu dibatasi atau dihindari sesuai materi yang dipaparkan.

Sebagai alternatif, pola makan dapat diarahkan pada konsumsi bahan makanan yang lebih beragam dan seimbang, seperti nasi, kentang, ikan, ayam, telur, tahu, tempe, sayuran hijau, tomat, wortel, serta buah-buahan seperti pisang, melon, dan jeruk.

Materi tersebut juga menekankan pentingnya memilih sumber protein rendah lemak, membatasi lemak jenuh dan kolesterol, menjaga berat badan ideal, serta mencukupi kebutuhan cairan.

Melalui kegiatan PBL 2 ini, mahasiswa Kelompok 5 FKES UNISA Kuningan memberikan edukasi mengenai pentingnya perubahan kebiasaan makan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan. Penyuluhan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan praktik di lapangan.

Penerapan pola makan sehat secara konsisten diharapkan dapat membantu masyarakat lebih memahami cara mengendalikan tekanan darah dan mengurangi risiko komplikasi akibat hipertensi.

Dengan demikian, pengaturan menu harian bukan sekadar persoalan memilih makanan, melainkan juga bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup