Adu Gagasan 2 Pasangan Capres-Cawapres UNISA Kuningan, Siapa Paling Meyakinkan?

KUNINGANSATU.COM,- Suasana demokrasi mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan mulai memanas. Dua pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UNISA Kuningan tampil dalam debat Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di Aula KPU Kabupaten Kuningan, Minggu (4/10/2026).

Debat tersebut menjadi salah satu tahapan penting menuju pelaksanaan Pemira UNISA Kuningan. Puluhan mahasiswa hadir menyaksikan langsung penyampaian visi, misi, gagasan, hingga program yang ditawarkan masing-masing pasangan calon.

Dalam kontestasi tersebut, pasangan nomor urut 1 diisi Muhammad Hilmi Maulidi sebagai calon Presiden Mahasiswa dan Firly Dwi Sabrina sebagai calon Wakil Presiden Mahasiswa.

Sementara pasangan nomor urut 2 yakni Dani Haryanto sebagai calon Presiden Mahasiswa berpasangan dengan Iin Mutmainah sebagai calon Wakil Presiden Mahasiswa.

Keduanya mendapat kesempatan menyampaikan gagasan sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dalam forum debat. Momen tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung kemampuan para calon dalam menyampaikan pandangan dan merespons persoalan yang berkaitan dengan kehidupan organisasi kemahasiswaan.

Ketua KPU Mahasiswa UNISA Kuningan, Haerul Mulana, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Debat digelar untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengenal lebih jauh calon pemimpin organisasi mahasiswa sebelum menentukan pilihan dalam Pemira.

Pelaksanaan debat juga mendapat dukungan dari KPU Kabupaten Kuningan. Ketua KPU Kabupaten Kuningan diwakili Anas Nasrudin, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Anas mengapresiasi KPU Mahasiswa UNISA Kuningan yang telah membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Kuningan dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurut Anas, Aula KPU Kabupaten Kuningan pada prinsipnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif, termasuk kegiatan mahasiswa yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi.

“Apabila ada mahasiswa yang membutuhkan bantuan ataupun berkaitan dengan kegiatan mahasiswa, kami dari KPU Kabupaten Kuningan siap untuk membantu dan melayani semaksimal mungkin,” ungkap Anas.

Ia mengatakan, keberadaan mahasiswa di lingkungan KPU Kabupaten Kuningan tidak sebatas menggunakan fasilitas. Lebih jauh, kegiatan semacam debat calon pemimpin mahasiswa menjadi bagian dari proses edukasi demokrasi bagi generasi muda.

Anas juga menekankan pentingnya komunikasi antara KPU Kabupaten Kuningan dengan KPU Mahasiswa UNISA Kuningan. Menurutnya, koordinasi yang dilakukan sejak awal dapat mencegah terjadinya miskomunikasi dalam pelaksanaan kegiatan.

“Yang paling penting komunikasi tetap berjalan. Kami mengapresiasi teman-teman KPU Mahasiswa UNISA yang terus melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Kuningan sehingga tidak terjadi miskomunikasi dalam pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Debat tersebut turut dihadiri Ketua DPC Pertuni, Budi Hidayah, S.Sos., serta puluhan mahasiswa UNISA Kuningan.

Bagi mahasiswa, debat menjadi salah satu kesempatan untuk membandingkan gagasan kedua pasangan sebelum memberikan suara. Tidak hanya melihat program yang ditawarkan, mahasiswa juga dapat menilai cara calon menyampaikan gagasan dan merespons persoalan yang muncul dalam forum.

Tahapan Pemira UNISA Kuningan pun diharapkan berjalan secara demokratis dengan mengedepankan partisipasi mahasiswa. Melalui proses tersebut, mahasiswa tidak hanya menentukan siapa yang akan memimpin organisasi kemahasiswaan, tetapi juga belajar menjalankan proses demokrasi secara langsung di lingkungan kampus.

Dengan digelarnya debat, persaingan pasangan nomor urut 1 Muhammad Hilmi Maulidi-Firly Dwi Sabrina dan pasangan nomor urut 2 Dani Haryanto-Iin Mutmainah memasuki tahapan yang semakin menarik untuk diikuti hingga hari pemungutan suara Pemira UNISA Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup