Bersama Polres Kuningan, BEM UNISA Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga

KUNINGANSATU.COM,- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (BEM UNISA) bersama Polres Kuningan menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga Desa Kalimati, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua BEM UNISA Kuningan periode 2025/2026, Muhamad Sayffulloh Rohman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir langsung di tengah masyarakat, terutama dalam membantu menjawab persoalan sosial dan kemanusiaan.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Lebih dari itu, mahasiswa perlu mengambil peran nyata melalui aksi yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Penyaluran 8.000 liter air bersih ini menjadi salah satu bentuk pengabdian tersebut. Bersama Polres Kuningan, BEM UNISA berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Desa Kalimati sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial.

“Mahasiswa harus mampu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menyuarakan persoalan, tetapi juga ikut bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.

Kerja sama antara BEM UNISA dan Polres Kuningan memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam merespons persoalan sosial. Melalui sinergi tersebut, bantuan dapat disalurkan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat.

Bagi BEM UNISA, pengabdian kepada masyarakat tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar memenuhi agenda organisasi. Kegiatan sosial perlu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami kondisi warga sekaligus berkontribusi dalam mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

Namun, bantuan air bersih juga menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan air tidak cukup hanya mengandalkan penyaluran bantuan ketika masyarakat mengalami kesulitan. Upaya berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait tetap diperlukan agar akses air bersih dapat terpenuhi secara layak dan merata.

BEM UNISA berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga Desa Kalimati sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara mahasiswa, kepolisian, dan masyarakat.

Muhamad Sayffulloh Rohman bersama jajaran BEM UNISA juga menegaskan pentingnya menjaga peran mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan tersebut, BEM UNISA Kuningan periode 2025/2026 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan aksi nyata dalam menjawab persoalan sosial dan kemanusiaan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup