JOTA-JOTI 2026 Tembus 3.107 Peserta, DKC Kuningan Bawa Konsep Baru!

KUNINGANSATU.COM – Sebanyak 3.107 anggota Pramuka mengikuti kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 yang diselenggarakan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kuningan di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Kabupaten Kuningan, pada 16–18 Oktober 2026.

Berlangsung selama tiga hari dua malam, kegiatan tahunan ini menghadirkan inovasi melalui program Super Camp. Konsep tersebut memadukan kegiatan perkemahan dengan pembelajaran teknologi komunikasi, mulai dari komunikasi radio amatir, penggunaan internet, pematerian, hingga diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD).

Peserta yang terlibat berasal dari golongan Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega. Pelaksanaan komunikasi radio dalam kegiatan ini turut difasilitasi oleh Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Kuningan dengan penanggung jawab Totong Safrudin.

Ketua DKC Kuningan, Kak Gyaranni Syaziah, S.Kom., mengatakan, konsep Super Camp dihadirkan untuk memberikan pengalaman kepramukaan yang lebih beragam. Peserta tidak hanya belajar berkomunikasi melalui radio dan internet, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan serta membangun kebersamaan.

“Melalui konsep Super Camp, kami ingin menghadirkan pengalaman JOTA-JOTI yang tidak hanya berfokus pada komunikasi melalui radio dan internet, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar, menambah wawasan, serta mempererat persaudaraan sesama anggota Pramuka,” ujarnya.

Menurut Gyaranni, jumlah peserta yang mencapai 3.107 orang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gerakan Pramuka di Kabupaten Kuningan. Tingginya partisipasi tersebut juga menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, dan pengalaman baru melalui kegiatan kepramukaan.

Salah satu pembeda dalam penyelenggaraan JOTA-JOTI 2026 di Kuningan adalah skema keikutsertaan peserta. Peserta reguler mengikuti kegiatan pada Sabtu, sedangkan peserta Super Camp menjalani seluruh rangkaian acara selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu.

Pola tersebut memberikan keleluasaan bagi anggota Pramuka untuk memilih bentuk keikutsertaan sesuai dengan waktu dan kebutuhan masing-masing. Bagi peserta Super Camp, kesempatan mengikuti kegiatan secara penuh juga menjadi ruang untuk merasakan pengalaman berkemah sekaligus mengikuti berbagai agenda edukatif.

Rangkaian kegiatan semakin beragam dengan hadirnya sesi Jumpa Tokoh bersama Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kuningan, Kak Rana Suparman, S.Sos. Dalam sesi tersebut, peserta berkesempatan memperoleh inspirasi, memperluas wawasan, serta mengenal pengalaman dan peran tokoh dalam Gerakan Pramuka.

Kak Rana mengatakan, JOTA-JOTI merupakan salah satu sarana bagi anggota Pramuka untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengenal perkembangan teknologi komunikasi.

“JOTA-JOTI menjadi salah satu wadah bagi anggota Pramuka untuk memperluas pengetahuan dan mengenal perkembangan teknologi komunikasi. Saya berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta untuk belajar, membangun kebersamaan, dan mengembangkan diri,” tuturnya.

Selain sesi Jumpa Tokoh, peserta mengikuti pematerian dan FGD yang menjadi ruang untuk bertukar gagasan, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berdiskusi dan berkolaborasi.

Wawasan mengenai teknologi komunikasi juga diperoleh melalui sesi berbagi bersama pemateri dari ORARI Daerah. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan dengan dunia komunikasi radio amatir, termasuk perannya dalam mendukung komunikasi dan pelaksanaan kegiatan JOTA-JOTI.

Keterlibatan ORARI menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pemanfaatan radio sebagai sarana komunikasi. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka, tetapi juga wadah pembelajaran teknologi yang dapat memperluas pengetahuan mereka.

Ketua Pelaksana JOTA-JOTI 2026, Nayra Zianka Salsabila, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme peserta yang mencapai 3.107 orang.

“Antusiasme 3.107 peserta menjadi kebanggaan bagi kami sebagai panitia. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang berkesan, memperoleh ilmu baru, dan semakin mempererat persaudaraan dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya.

Penyelenggaraan JOTA-JOTI 2026 melalui program Super Camp menjadi upaya DKC Kuningan dalam menghadirkan kegiatan kepramukaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Perpaduan antara perkemahan, diskusi, pembelajaran, dan teknologi komunikasi diharapkan dapat mendorong anggota Pramuka untuk terus mengembangkan keterampilan, memperluas wawasan, serta membangun jejaring persaudaraan.

Dengan partisipasi ribuan peserta dari berbagai golongan, JOTA-JOTI 2026 di Kuningan sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar memanfaatkan teknologi secara positif dan memperkuat semangat kolaborasi dalam Gerakan Pramuka.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup