Kesadaran Zakat ASN Kuningan Meningkat, Dinkes Tembus Rp26 Juta
KUNINGANSATU.COM,- Upaya meningkatkan kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menunaikan zakat mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat dari peningkatan penghimpunan zakat dan infak di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan mencatat, penghimpunan di Dinkes yang sebelumnya rata-rata berada di kisaran Rp15 juta per bulan, kini meningkat menjadi lebih dari Rp26 juta.
Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Baznas Kabupaten Kuningan, H. Syarifudin, Lc., mengatakan kenaikan tersebut terjadi cukup signifikan pada September 2026. Menurutnya, peningkatannya bahkan mencapai lebih dari 50 persen dibandingkan penghimpunan pada bulan-bulan sebelumnya.
“Untuk September ini naiknya alhamdulillah sangat signifikan. Peningkatannya lebih dari 50 persen. Kami atas nama Baznas Kabupaten Kuningan mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran di Dinas Kesehatan,” kata Syarifudin yang akrab disapa Aip.
Menurut Aip, peningkatan tersebut tidak terlepas dari sosialisasi zakat yang terus dilakukan Baznas kepada para ASN. Sosialisasi dilakukan secara lebih masif dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan serta kesadaran jajaran Dinkes untuk menunaikan zakat dan infak.
Salah satu upaya yang dilakukan Baznas yakni dengan mengumpulkan para kepala Puskesmas bersama pegawai Dinkes untuk mendapatkan pemahaman mengenai kewajiban zakat, termasuk ketentuan mengenai nisab.
“Zakat itu sudah jelas hitungannya dan nisabnya. Bagi yang belum masuk nisab bisa dengan berinfak,” jelasnya.
Aip menilai, meningkatnya penghimpunan zakat dari kalangan ASN akan berbanding lurus dengan semakin luasnya manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat Kuningan.
Terlebih, zakat yang dihimpun dapat kembali disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang kesehatan.
“Dalam bidang kesehatan, manfaat yang diberikan bisa berupa bantuan biaya kesehatan ataupun bantuan sosial lainnya,” ujarnya.
Karena itu, Baznas Kuningan berharap peningkatan penghimpunan di Dinkes dapat menjadi pemantik bagi perangkat daerah lainnya. Semakin banyak ASN yang menunaikan zakat dan berinfak melalui Baznas, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Di akhir keterangannya, Aip menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Dinkes yang telah menunaikan zakat maupun infak. Ia berharap kesadaran serupa terus tumbuh di lingkungan ASN Kabupaten Kuningan.
“Terima kasih kepada seluruh pegawai yang sudah berzakat dan berinfak. Mudah-mudahan penghimpunan yang meningkat ini juga diikuti oleh seluruh ASN lainnya,” pungkasnya.















