
KuninganSatu.com, - Usai kunjungan ke kediaman Arief Kurnia Gunawan (57) yang sempat viral karena tidak layak huni, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menginstruksikan kepada beberapa unsur dinas agar segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.
Bupati juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuningan melalui Kepala Bidang Perumahan Aan Burhanudin, S.T yang juga turut hadir meninjau lokasi bersama Bupati agar segera menangani rumah Arief tersebut.
Namun sayangnya, instruksi Bupati tersebut sulit untuk direalisasikan karena terbentur administrasi yang ada kaitan dengan kepemilikan rumah tersebut bukan mutlak milik Arief melainkan masih berstatus waris dari orang tuanya, sedangkan syarat utama untuk menerima bantuan yakni kepemilikan rumah harus atas nama pribadi.
"Nah ini kadang-kadang pemerintah itu terlalu banyak administrasi dan aturannya," kata Bupati Dian, Kamis (3/4/2025).
"Udah gini lah pa Burhan, terlepas apa itu syarat-syaratnya belum terpenuhi ini tolong diprioritaskan, diselesaikan kasihan," imbuhnya.
Tidak putus asa, warga masyarakat setempat justru merasa terdorong untuk membantu meskipun angin segar dari pemerintah seolah sirna karena adanya benturan regulasi tersebut.
Bertempat di Masjid Al-Furqon Perumnas Ciporang beberap tokoh masyarakat yang peduli akan kondisi Arief justru bergerak mengadakan rapat untuk penyelesaian permasalahan tersebut meski kejelasan dari pemerintah belum bisa dipastikan.
Beberapa tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat tersebut seperti Kepala Kelurahan Ciporang, beberapa ketua RT dan RW, beberapa tokoh masyarakat, termasuk Anggota Komisi 1 DPRD Kuningan Fraksi Partai Golkar, Harnida Darius Haryanto, S.H yang merupakan warga sekitar yang juga peduli terhadap kondisi Arief saat ini.
Dari hasil rapat tersebut ditarik kesimpulan bahwa untuk bisa membereskan rumah tersebut diperlukan biaya yang secara sepakat akan dikumpulkan melalui skema Donasi dari beberapa unsur baik masyarakat maupun lembaga yang ada.
"Dengan adanya kendala keuangan dinas saya bersyukur tokoh-tokoh perum pada bangun tergerak makanya Pa Dewan Harnida dari Komisi 1 Fraksi Golkar mengagas rapat tadi malam semua rt dan rw, meraka sepakat penggalangan dana diantara mereka warga perum," kata Ir. Yanyan Anugraha, salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat tersebut.
(red)