
KuninganSatu.com,- Bak terkena gempa bumi dahsyat, salah satu rumah subsidi di perumahan Griya Karimah Desa Cilaja Kecamatan Kramatmulya mengalami retak parah dan membahayakan penghuninya.
Yusep sang pemilik rumah ketika ditemui kuningansatu.com, Jum'at (4/4/2025) mengaku hal ini terjadi sudah cukup lama, bahkan ia sudah mengadukan permasalahan ini ke berbagai pihak namun tidak mendapatkan jawaban.
"Udah lama kang, saya sudah melaporkan ini ke berbagai pihak termasuk ke developer sendiri namun tidak ada tanggapan sampai dengan saat ini," ujar Yusep.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, kejadian ini diakibatkan karena bangunan rumah berdiri di lahan urugan yang kepadatanya masih belum sempurna, sehingga ketika memasuki musim penghujan pondasi bangunan menjadi turun akibat turunnya tanah yang belum padat.
"Pondasi bangunan turun karena tanahnya belum padat, jadi tembok pun ikut bergeser dan terbelah," tutur Usep.
Tak hanya tembok yang terbelah, kata Yusep, bahkan langit-langit rumah pun ikut ambruk karena bangunan yang terus amblas dan bergeser. Hal itu juga yang membuat Yusep merasa begitu khawatir tentang keamanan ia dan keluarganya.
"Takut sewaktu-waktu ambruk kang, makanya saya minta bantuan biar bisa disampaikan ke pihak berwenang, karena selama ini belum ada tindak lanjut," ungkapnya.
Menyikapi permasalahan tersebut, Yudi Setiadi selaku Masyarakat Peduli Kuningan mengatakan perlu adanya pengawasan pihak pemerintah khususnya dinas terkait tentang kelayakan perumahan yang saat ini banyak berdiri di Kabupaten Kuningan.
Menurut Yudi, banyak sekali developer nakal yang hanya memikirkan keuntungan tanpa memperhatikan kualitas bangunan perumahan. Yudi juga mengatakan kejadian seperti ini banyak terjadi di perumahan lainnya hanya saja tidak terekspose, padahal menurutnya meskipun rumah tersebut adalah rumah subsidi bukan berarti mengabaikan kualitas yang berujung pada ketidaknyamanan penghuni.
"Ini harus ada tindakan dari dinas terkait, jangan sampai masyarakat yang jadi korban," katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kuningan Nono Muljono, S.T., M.M ketika dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut menyampaikan akan segera mengecek permasalahan tersebut.
"Nanti kita coba cek dulu keabsahan permasalahan tersebut kang," kata Nono.
(red)