• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    Trend Penanaman Sawit di Kuningan, Jajang : Idealnya Perlu Ada Evaluasi

    Senin, 03 Maret 2025, Maret 03, 2025 WIB Last Updated 2025-03-03T10:46:16Z


    KuninganSatu.com,- Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu sektor ekonomi yang penting bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, bersama dengan manfaat ekonomi yang signifikan, perkebunan kelapa sawit juga menimbulkan isu lingkungan yang serius.


    Dikutip dari beberapa sumber, tanaman sawit dapat memberikan dampak negatif terhadap ketersediaan air diantaranya bahwa tanaman sawit memerlukan ketersediaan air yang relatif banyak, sehingga dapat menguras sumber daya air tanah dan air permukaan yang selanjutnya mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap dan menyimpan air.

    Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat berdampak pada ketersediaan air, sehingga perlu dilakukan upaya untuk mengurangi dampak negatif tanaman sawit terhadap ketersediaan air.


    Di Kabupaten Kuningan sendiri, baru-baru ini muncul trend penanaman sawit yang cukup masif di beberapa wilayah. Ironinya, tanaman sawit tersebut banyak ditanam di lahan-lahan milik Desa (Bengkok) yang diduga untuk mempermudah regulasi yang ada.


    Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan yang menaungi Bidang Perekonomian, H. Jajang Jana, S.HI ketika dikonfirmasi kuningansatu.com, Senin (3/3/2025) mengatakan pihaknya tengah mengkaji terkait regulasi yang ada berkenaan dengan penanaman sawit tersebut.


    "Nanti saya koordinasi dulu dengan dinas terkait, mau mengkaji dulu terkait regulasinya biar komprehensif," kata Jajang.


    Dikonfirmasi lebih lanjut perihal apakah ada kaitanya pertanian Sawit yang dengan Program Pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Jajang kembali mengatakan masih menggali hal tersebut termasuk dampak positif dan negatif dari penanaman sawit tersebut.


    "Nah ini yang lagi kita gali di Kuningan baik sisi positif dan negatif sedang kita pelajari, termasuk dampak dari penanaman sawit ini," ungkap Jajang.


    "Masyarakat belum faham betul terhadap dampak ini, mudah-mudahan secepatnya ada tanggapan dari pemerintah," imbuhnya.


    Ketika disinggung perihal karakteristik tanaman sawit yang banyak menyerap air dengan kondisi kelangkaan air di beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan saat ini yang tengah menjadi sorotan berbagai pihak, Jajang mengatakan bahwa perlu ada evaluasi atas hal tersebut.


    " Idealnya perlu ada evaluasi," kata Jajang.


    (roy)

    Komentar

    Tampilkan

    • Trend Penanaman Sawit di Kuningan, Jajang : Idealnya Perlu Ada Evaluasi
    • 0

    Terkini