
KuninganSatu.com, - Para penderita maag mungkin kerap mengalami kendala saat menjalani ibadah puasa Ramadhan. Salah satunya yakni naiknya asam lambung, yang membuat perut terasa tidak nyaman.
Hal tersebut bisa saja disebabkan oleh perubahan jam makan yang berubah. Kondisi seperti ini tentu akan mengganggu aktivitas saat berpuasa.
Namun dr Zaidul Akbar, ahli kesehatan sekaligus pendakwah yang kerap membagikan informasi seputar kesehatan berbasis bahan herbal dan Jurus Sehat Rasulullah (JSR) membagikan sebuah tips puasa sehat bagi penderita asam lambung dan maag.
Zaidul Akbar menjelaskan, pengidap maag harus mengetahui makanan apa yang harus dipilih dan dihindari saat sahur agar puasa kita tetap nyaman tanpa kambuhnya asam lambung.
"Ternyata menu sahur itu pengaruh banget sama keadaan badan kita pas puasa. Jadi, ibu-ibu ini kudu siapin menu sahur yang mendukung ibadah puasa keluarga jadi lebih lancar ya Bu," tulis keterangan dalam caption yang diunggah di akun Instagram @jsrstore, dikutip Minggu (2/3/2025).
Disebutkan bahwa salah satu rahasia perut nyaman ketika puasa itu adalah memperbanyak asupan serat saat sahur. Pasalnya, serat bisa menekan asam lambung yang berlebih. Salah satu serat yang bisa dikonsumsi saat sahur adalah kurma.
“Kurma punya efek juga untuk memperbaiki atau menyimbangkan asam lambung ketika orang mengonsumsi atau buka dengan kurma,” katanya.
"Jadi, akan membuat lambung lebih nyaman ketika puasa. Ini juga menjadi salah satu rahasia kenapa Rasulullah sering sahur dengan kurma karena sumber serat yang cukup bagus," lanjutnya.
Selain kurma, kamu juga bisa mendapatkan asupan serat dari buah-buahan, sayuran dan asupan tinggi serat lainnya. Ia juga meminta agar menghindari makanan pedas saat sahur.
“(Kemudian) makanan-makanan yang memberikan iritasi ke lambung kita, terutama makanan-makanan yang terlalu pedas. Itu sebaiknya dihindari,” ujar Zaidul.
Hindari juga makan makanan yang sudah tercemar dengan pestisida. Itu akan memberikan efek buruk pada lambung.
“Contohnya kalau lagi puasa makan seblak, cireng, cilok, itu bagus bagi lidah tapi bagi perut berat. Siap-siap saja perutnya sakit. Apalagi biasanya banyak tambah penyedap,” ungkapnya.
Hindari juga makanan berlemak, berkafein atau bersoda saat sahur. Makanan tersebut bisa memicu asam lambung menjadi naik.
Lalu tips terakhir adalah mengonsumsi makanan yang baik untuk lambung. Zaidul membagikan beberapa resep minuman sehat yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa maupun sahur.
Resep pertama adalah air segelas yang ditambah madu dan garam mineral nonrafinasi. Minuman sehat ini baik untuk memperbaiki gangguan lambung.
Resep kedua adalah air tajin atau air rebusan beras yang ditambah dengan garam sedikit. Langsung diminum juga boleh dan sangat baik jika dikonsumsinya ketika berbuka puasa.
“Apalagi air tajinnya ditambah rumput laut. Ini resep bagus. Rumput laut ada kolagennya. Kolagen itu akan melapisi atau memperbaiki keseimbangan lambung kita. Baguslah pokoknya, seratnya juga tinggi. Kalau Anda mau tambahkan sedikit dengan air madu sangat baik,” katanya.
Zaidul menekankan pentingnya mengikuti cara Rasulullah SAW dalam berpuasa, termasuk juga perlu diperhatikan bagaimana pola makannya agar tubuh tetap sehat dan fit selama Ramadan.
(red)