
KuninganSatu.com, - Puluhan karyawan Rumah Sakit Umum Kuningan Medical Center (RSU-KMC) yang dirumahkan sejak Januari 2025 lalu mulai merasa gelisah. Pasalnya hingga saat ini mereka belum mendapatkan jawaban yang pasti tentang bagaimana nasib mereka ke depan.
"Kami belum tahu seperti apa nasib kami ke depan, sejak Januari sampai saat inipun belum ada kepastian dari pihak manajemen," ujar EK salah seorang karyawan yang dirumahkan kepada kuningansatu.com, Selasa (18/03/2025).
Menanggapi hal tersebut, Rabu, (19/03/2025) Hari mewakili PT. Pilar Mandiri Kuningan selaku holding RSU-KMC mengatakan bahwa keputusan untuk merumahkan karyawan dikarenakan kondisi keuangan perusahaan yang saat ini sedang tidak baik-baik saja akibat dari pemutusan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
"Ini dampak dari pemutusan kerjasama antara KMC dengan pihal BPJS, sehingga berpengaruh kepada kondisi keuangan perusahaan," tutur Hari.
Lebih lanjut Hari juga menjelaskan bahwa langkah perusahaan untuk merumahkan karyawan sebelumnya sudah atas berbagai pertimbangan dan kobsultasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan.
"Keputusan ini sudah atas berbagai pertimbangan termasuk kamipun sudah berkobsultasi dengan pihak Disnaker," kata Hari.
Hari pun berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan terutama kembali menjalin kerjasama dengan pihak BPJS sehingga puluhan karyawan yang saat ini dirumahkan dapat segera bekerja kembali seperti biasanya.
"Mudah-mudahan bulan april ini semya sudah bisa kembali seperti semula, dan karyawan yang dirumahkan bisa kembali bekerja," kata Hari.
(red)