
KuninganSatu.com,- Sudah 15 hari berlalu, Aisyah Tri Hartini (18) warga Desa Kramatmulya Kecamatan kramatmulya terpaksa harus terbaring lemah melawan Brain Hemmorhage dan Patah Tulang Rusuk yang hingga kini membuatnya tidak sadarkan diri.
Kondisi tersebut diperparah ketika perawatan Aisyah tidak bisa dicover oleh BPJS kesehatan yang dimilikinya sehingga biaya perawatannya harus dibebankan kepada perawatan umum.
Ditemui di ruangan Bougenville RSUD 45 Kuningan, Aan Supriatna (50) mengatakan terhitung hingga hari ini, Rabu (5/3/2025) biaya perawatan putrinya sudah mencapai kurang lebih 38 juta rupiah belum termasuk biaya operasi tulang rusuk yang belum dilakukan.
"Iya pak... perawatanya sekarang tidak dicover BPJS, kalau kemarin nanyain biaya perawatan selama 15 hari sampai hari ini mencapai angka 38 juta," ungkap Aan Supriatna.
Kondisi tersebut membuat orang tua Aisyah berharap uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya perawatan putrinya tercinta agar kembali sehat seperti sedia kala.
(red)