
KuninganSatu.com,- Belakangan ini, marak terjadi aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok anak muda di Kabupaten Kuningan, seperti tawuran dan perang sarung, yang bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Fenomena ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momen untuk memperbanyak amal dan kebaikan. Banyak pihak yang merasa prihatin dengan situasi ini dan berharap ada solusi untuk mengarahkan energi anak muda ke hal-hal yang lebih positif dan bermanfaat.
Namun, di tengah kekhawatiran tersebut, komunitas BARAK hadir sebagai angin segar bagi masyarakat. BARAK, yang beranggotakan sekelompok anak muda dengan semangat positif, aktif mengajak seluruh generasi muda di Kabupaten Kuningan untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan bermakna. Mereka percaya bahwa dengan memberikan wadah yang tepat, anak-anak muda dapat mengalihkan perhatian mereka dari perilaku destruktif menuju kegiatan yang lebih membangun.
Aksi Sosial Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
Salah satu aksi nyata yang dilakukan oleh komunitas BARAK adalah membagikan takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya menanamkan nilai-nilai kebaikan di kalangan anak muda. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang berpuasa, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa empati dan solidaritas di antara para anggotanya. Dengan turun langsung ke jalan, mereka bisa merasakan kebahagiaan berbagi dan melihat langsung dampak positif dari tindakan kecil yang mereka lakukan.
Selain itu, kegiatan berbagi takjil juga menjadi ajang untuk mengajak lebih banyak anak muda bergabung dalam komunitas BARAK. Dengan melihat antusiasme para anggota yang terlibat dalam kegiatan sosial ini, diharapkan semakin banyak anak muda yang sadar akan pentingnya berkontribusi dalam kebaikan dan meninggalkan kebiasaan buruk seperti tawuran atau perilaku negatif lainnya.
Harapan dan Masa Depan Komunitas BARAK
Melalui kegiatan ini, komunitas BARAK memiliki harapan besar agar kedepannya, generasi muda di Kabupaten Kuningan dapat meninggalkan perilaku negatif seperti tawuran dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih membangun. Dengan adanya wadah seperti BARAK, diharapkan anak-anak muda dapat menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan yang positif, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis, serta menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan perubahan yang lebih baik.
Sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan ikatan antar anggota, kegiatan ini ditutup dengan acara buka puasa bersama yang diselenggarakan di Fadhi Coffee pada tanggal 26 Maret 2025. Acara ini menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota untuk melihat kembali apa yang telah mereka lakukan dan merencanakan langkah ke depan dalam memperluas dampak positif komunitas.
Ketua komunitas BARAK Reggy, berharap ke depannya komunitas ini dapat menjadi fasilitator bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kegiatan positif. Ia menegaskan bahwa BARAK tidak hanya sekadar komunitas sosial, tetapi juga sebuah gerakan yang bertujuan untuk memberi dampak besar bagi anak muda. Dengan adanya komunitas ini, Reggy berharap Kabupaten Kuningan dapat terbebas dari keresahan yang ditimbulkan oleh perilaku negatif anak muda, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, harmonis, dan penuh dengan keberkahan.
“saya berharap dengan adanya BARAK, aksi kekerasan dan tawuran di Kabupaten Kuningan bisa berkurang, komunitas kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi anak muda agar mereka bisa menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan yang bermanfaat” ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, BARAK membuktikan bahwa anak muda bisa menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Semoga komunitas ini terus berkembang dan menginspirasi banyak anak muda lainnya untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.
(dika)