
KuninganSatu.com,- Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy pimpin aksi damai ratusan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kabupaten Kuningan, Jabar, Selasa (18/03/2025).
Aksi ini berlangsung di Jakarta sebagai bentuk protes terhadap keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), yang menunda pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan PPPK tahun 2024.
Dalam orasinya, Nuzul mengatakan bahwa ia sebagai wakil rakyat merasakan apa yang dirasakan oleh para Calon PPPK. Nuzul juga mengatakan bahwa dirinya bisa terpilih sebagai anggota DPRD karena dipilih oleh masyarakat termasuk semua yang saat ini ada bersamanya menggelar aksi.
"Saya berdiri di sini karena saya juga merasakan apa yang dirasakan oleh rekan-rekan semua yang ada di sini," ujar Nuzul dalam orasinya.
Ketua DPRD Kuningan ini juga mengungkapkan, dirinya yakin bahwa semua yang ikut dalam aksi ini tidak instan menjadi PPPK melainkan telah melalui perjuangan dan pengabdian yang begitu panjang hingga akhirnya mendapatkan angin segar.
"Saya yakin teman-teman semua menjadi PPPK melalui perjuangan dan pengabdian yang prosesnya cukup panjang hingha akhirnya mendapatkan angin segar," kata Nuzul.
Namun, kata Nuzul, angin segar itu langsung sirna akibat adanya surat edaran yang menyatakan pengunduran pelantikan sebagai PPPK satu tahun mendatang, meskipun satu hari sebelum aksi tersebut digelar sempat ada angin segar kembali namun menurutnya itu bukan hal yang diharapkan sehingga ia berdiri di tempat tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan keinginan dari para calon PPPK yang ada.
"Kita bersama-sama berdiri di sini untuk memperjuangkan aspirasi kita, meskipun satu hari sebelum aksi ini digelar sempat ada angin segar, tapi itu bukan yang kita harapkan," teriak Nuzul yang disambut riuh para peserta aksi damai.
(red)