
KuninganSatu.com, - Fenomena Rentenir berkedok Koperasi Simpan Pinjam, Bank Keliling, Bang Emok yang kini semakin merajalela dinilai sudah sangat meresahkan di berbagai kalangan masyarakat.
Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Padepokan Mande Riunggunung Kadugede, Deni Darmadi atau yang lebih akrab disapa Ki Dadawuk. Kepada kuningansatu.com, Selasa (11/03/2025) Ki Dadawuk merasa sangat prihatin dengan semakin merajalelanya praktik-praktik keuangan semacam ini.
"Saya prihatin, semakin hari semakin merajalela, praktik-praktik seperti itu bukan memperbaiki tatanan ekonomi masyarakat tapi malah semakin menghancurkannya," ujar Ki Dadawuk.
Lebih lanjut Ki Dadawuk mengungkapkan, pernah beberapa waktu sebelumnya ia menemukan sebuah fenomena dimana ada masyarakat yang sampai harus menjual diri karena terlilit hutang bank keliling karena cekikan bunga pinjaman yang begitu besar.
"Akibat terlilit hutang bank keliling sampai harus jual diri, Naudzubillah," kata Ki Dadawuk.
Ki Dadawuk berharap bahwa problematika seperti ini jangan sampai terulang di wilayah lain karena sudah merusak tatanan yang ada. Menurutnya kepedulian masyarakat sekitar sangatlah penting dalam mengatasi masalah seperti ini.
"Kalau saja lembaga-lembaga yang ada di lingkungan setempat bisa berperan, mungkin masalah seperti ini tidak akan muncul," kata Ki Dadawuk.
"Saya tidak menyalahkan bank keliling 100%, karena walau bagaimanapun mereka juga menolong, tapi menolong sambil mencekik," imbuhnya.
Pemerintah dari lapisan atas hingga lapisan bawah juga harus berperan aktif mengedukasi agar masyarakat tidak terjebak dengan praktik-praktik keuangan semacam itu yang tentunya sangat merugikan.
"Pemerintah dari mulai yang paling atas hingga ke yang paling bawah saya harap bisa mengedukasi masyarakat, jangan sampai masyarakat terjebak dengan praktik-praktik keuangan yang jelas merugikan masyarakat dan merusak tatanan yang ada," harap Ki Dadawuk.
(red)