• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    Gerakan Pasar Murah di Pasawahan Diserbu Ratusan Masyarakat

    Sabtu, 08 Maret 2025, Maret 08, 2025 WIB Last Updated 2025-03-08T12:03:07Z


    KuninganSatu.com,- Dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok masyarakat selama bulan ramadhan sekaligus sebagai bagian dari program 100 hari kerja, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Diskatan mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 titik yang tersebar di beberapa kecamatan.


    Jumat (7/3/2025), Kecamatan  Pasawahan menjadi lokasi ke 5 digelarnya kegiatan tersebut yang secara langsung dibuka oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dengan nama Program Diskon Ramadhan Hemat Tahan Inflasi (Dirahmati) yang menyediakan kebutuhan seperti daging, telur, sayuran, terigu, minyak dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau.


    Bupati Dian menjelaskan GPM  bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama selama bulan Ramadan ketika harga kebutuhan pokok cenderung ada peningkatan.


    “Gerakan Pangan Murah ini diselenggarakan di 15 desa sebagai upaya menekan inflasi dan memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Harapan kedepan merambah ke desa lainnya,” ungkap Bupati Dian yang didampingi Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn.


    Kepala Desa Pasawahan, Nurpin, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah ini.


    "Terima kasih karena program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ayo, warga, segera datang sebelum kehabisan," seru Nurpin.


    Kepala Diskatan,  Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bulog dan distributor pangan, untuk memastikan pasokan tetap mencukupi dan harga tetap stabil.


    Menurut Wahyu, Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam mengendalikan harga pangan selama Ramadan.


    Guna menjaga menjaga ketersediaan bahan pokok dan mencegah lonjakan harga. Program ini diharapkan menjadi solusi efektif bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga pangan.


    Wahyu juga mengatakan bahwa pemilihan lokasi program ini didasarkan pada kajian aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Program ini difokuskan pada desa-desa yang tergolong rawan atau rentan pangan agar manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.


    (red)



    Komentar

    Tampilkan

    • Gerakan Pasar Murah di Pasawahan Diserbu Ratusan Masyarakat
    • 0

    Terkini