
KuninganSatu.com, - Fenomena rentenir berkedok koperasi simpan pinjam yang marak di Kabupaten Kuningan kembali menuai respon dari elemen masyarakat yang ada.
Kali ini Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Kuningan, M Hasan Amiruddin kepada kuningansatu.com, Jum'at (14/03/2025) mengatakan bahwa fenomena ini tidak bisa terus dibiarkan karena akan berdampak buruk bagi tatanan kehidupan masyarakat khususnya umat Islam.
M Hasan Amiruddin dengan tegas menyatakan menolak aktifitas tersebut baik secara individu maupun organisasi. Apalagi ia mendengar beberapa kasus yang miris untuk didengar, karena tidak mampu bayar angsuran sampai harus jualn diri, itu sangatlah miris.
"Kami ingatkan kepada pelaku usaha rentenir baik individu, kelompok yang berkedok koperasi simpan pinjam, dari suku atau lembaga apapun, baik pribumi ataupun non pribumi untuk menghentikan aktifitas kalian di Kabupaten Kuningan, atau kalian telah menabuh genderang perang dengan kami umat muslim," tandas M Hasan Amiruddin.
Selain itu M Hasan Amiruddin juga menghimbau kepada Pemerintah Daerah agar tidak mengabaikan kisruh ditengah masyarakat akibat fenomena bank keliling yang kian hari kian menjadi virus di masyarakat.
"Pemerintah jangan tutup mata apalagi mengabaikan permasalahan ini," katanya.
Disamping hal tersebut, bahwa ia berani bersuara karena memang banyak informasi dari masyarakat, tentang cara kerja pelaku bank keliling ini yang arogan, bahkan mereka juga tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan, Merasa Diri mereka kuat, bahkan dibeberapa tempat mereka terang-terangan berjualan barang haram seperti miras pada saat masyarakat muslim sedang fokus menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini.
"Mereka memang sedang menantang, Ikan bawal, sayur terong, kalian jual kami borong, negara kita memang bukan negara Islam, tapi bukan juga negara setan," tandasnya.
(red)