
Kuningan - Merasa diabaikan oleh DPRD atas ketidakhadirannya saat audiensi yang diagendakan pada pukul 09.00 WIB, Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) akhirnya merangsak ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan, Jum'at 14/2/2025 sebagai bentuk aduan masyarakat terhadap APH.
Bertempat di aula Kejaksaan Negeri Kuningan, MPK diterima oleh Kepala Seksi Intelijen, Brian Kukuh Mediarto,S.H. Dalam aduannya ke kejaksaan, Yusuf selaku Ketua MPK kembali menjelaskan perihal ketimpangan kebijakan pembangunan toko modern di Kabupaten Kuningan.
"Kami datang ke Kejaksaan ini untuk kembali menjelaskan permasalahan yang terjadi perihal toko modern khususnya tentang kuota dan zonasi yang dinilai ada perbedaan data yang angat signifikan," kat Yusuf.
Menurut Yusuf, selain hal tersebut, masih banyak hal lain yang seharusnya bisa disampaikan di hadapan wakil rakyat Kabupaten Kuningan pagi tadi, namun karena hingga pukul 10.00 WIB tidak ada satu orang pun wakil rakyat yang menemui atau menerima mereka, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk membawa permasalahan ini ke ranah penegak hukum.
Sementara itu, menanggapi aduan dari MPK ini, Kasi Intelijen Kejaksaan Kuningan mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh MPK adalah perihal adanya ketidaksesuaian jumlah toko modern yang ada di dengan kuota dan zonasi yang ada dalam Peraturan Bupati.
"MPK datang ke sini untuk berkonsultasi dan berkoordinasi ke kejaksaan tentang bagaimana menyelesaikan permasalaha adanya ketidaksesuaian jumlah toko modern yang ada dengan kuota dan zonasi yang ada di Peraturan Pa Bupati," kata Kasi Intelijen Kejaksaan Kuningan kepada kuningansatu.com usai menerima aduan MPK.
Ketika ditanya perihal langkah Kejaksaan selanjutnya menyikapi permasalahan tersebut, Brian mengatakan bahwa ini menyangkut produk hukum daerah maka dari itu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait dengan berdasarkan aduan dari MPK tersebut.
"Karena ini produk hukum daerah maka kita akan ssgera berkoordinasi dengan stakeholder terkait yang didasari aduan MPK ini," pungkas Brian.
(roy)