• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    Rekonsiliasi Menjadi Jalan Terbaik Untuk HKTI Kabupaten Kuningan

    Minggu, 02 Februari 2025, Februari 02, 2025 WIB Last Updated 2025-02-20T03:50:35Z


    Kuningan - Kabupaten kuningan mempunyai potensi yang sangat besar di bidang pertanian banyak lahan sawah dan kebun yang harus dimaksimalkan agar memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kabupaten kuningan khususnya, hal ini senada dengan program pemerintah yang menargetkan swasembada pangan.


    Pemilihan Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Deadlock, tidak menghasilkan titik temu, atau calon terpilih.


    Dari 2 nama calon tercatat dalam musyawarah di Rumah Makan Bayem Kuningan, pada hari Sabtu (18-01-2025), keduanya sama kuat dan didorong untuk menjadi kandidat sebagai calon Ketua. Kedua nama itu ialah, H. Udin Kusnaedi EX Anggota DPRD Fraksi PAN yang juga Direktur PT Agro Bayem dan Sri Laelasari Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra.


    Melihat apa yang terjadi saat ini, Fazri salah seolah tokoh Pemuda Tani Desa Cidahu mengatakan bahwa sebagai petani yang merindukan akan perubahan pertanian di Kabupaten Kuningan merasa sangat miris dengan hal tersebut.


    "Bagaimana pertanian di Kabupaten Kuningan ini bisa menjadi lebih baik dan sejahtera kalau urusan HKTI  nya aja masih dedlock," kata Fazri kepada kuningansatu.com, Minggu (02/02/2025).


    "Sudahlah menurut saya apa si yang harus di ributkan, alangkah lebih baiknya jalan rekonsiliasi menjadi solusi agar tidak menjadi dinamika yang berkepanjangan," imbuhnya.


    Persoalan pertanian bukan lah hal yang mudah, karna sebagai ketua HKTI harus mengerti dari hulu sampai ke hilir. Jika melihat track record dari kedua calon ketua HKTI Kuningan menurutnya H. Udin lebih mumpuni, mengingat kapasitasnya sudah tidak diragukan lagi dalam urusan pertanian.


    "Saking konsen nya beliau di urusan pertanian, nama beliau dikenal dengan sebutan “Haji Udin Bayem". Alangkah lebih bijak nya jika Ibu Sri bisa legowo dengan tujuan membangun petani Kuningan ke arah yang lebih baik, kan bisa mengisi jabatan yang lain nya, karna yang paling  penting bisa bermanfaat untuk petani kuningan khususnya," ujar Fazri.


    Dalam hal ini dirinya secara pribadi mengharapkan ada nya sosok pemimpin yang mau ngopeni petani dengan kapasitas yang mumpuni agar petani di Kabupaten Kuningan menjadi lebih baik dan sejahtera. Banyak sekali para petani yang sulit berkembang dalam hal pertanian  karena kurangnya pemahaman dan pendampingan dari para praktisi pertanian.


    "Mudah-mudahan dengan adanya HKTI di Kabupaten Kunigan menjadi solusi bagi kami," harapnya.


    Dalam hal pertanian ini bukan hanya mencakup dari segi petani, sektor pertanian juga merupakan sektor ekonomi yang mencakup kegiatan menanam tanaman dan lain sebagainya.


    Maka dari itu kami, kata Fazri, selaku Petani di wilayah kunigaan timur  sangat membutuhkan sosok Ketua yang memang sudah faham dari sektor pertanian.


    "Menurut saya Haji Udin Kusnaedi lah yang pantas menjadi ketua HKTI. Saya yakin jika di pegang oleh beliau pertanian di Kabupaten Kuningan akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan. saya secara pribadi berharap semoga Bapak Haji udin Kusnedi lah yang di rekomendasikan menjadi ketua HKTI Kuningan," harapnya.


    "Saya teringat akan hadits nabi yang di riwayatkan oleh HR Bukhori yang mengatakan “jika amanat telah disia sia kan,tunggu saja kehancuran terjadi’lalu ada seorang sahabat bertanya : bagaimana yang dimaksud amanat yang disia siakan tersebut? Nabi menjawab “jika urusan pekerjaan di serhkan bukan kepada ahlinya ,maka tunggulah kehancuranya," pungkasnya.


    (dhim)


    Komentar

    Tampilkan

    • Rekonsiliasi Menjadi Jalan Terbaik Untuk HKTI Kabupaten Kuningan
    • 0

    Terkini