• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    Manusia Butuh Pengakuan

    Senin, 24 Februari 2025, Februari 24, 2025 WIB Last Updated 2025-02-24T08:09:12Z

    Oleh : Bens Subagja


    Manusia butuh pengakuan karena secara biologis, psikologis, dan sosial kita dirancang untuk mencari validasi dari orang lain. Ini bukan sekadar ego atau gengsi, tapi bagian dari kebutuhan dasar manusia yang berakar dalam evolusi dan perkembangan psikologis kita.


    Aspek Biologis : Pengakuan sebagai Kebutuhan Evolusioner


    Dari sisi evolusi, manusia adalah makhluk sosial yang bertahan hidup dalam kelompok. Di masa lalu, diterima dan diakui oleh komunitas berarti lebih besar peluang untuk mendapatkan makanan, perlindungan, dan pasangan. Otak kita mengembangkan mekanisme penghargaan terhadap pengakuan sosial. Ini didukung oleh hormon seperti dopamin (hormon kebahagiaan) yang dilepaskan ketika kita merasa dihargai atau diterima oleh orang lain.


    Ketika seseorang mendapatkan pujian atau apresiasi, otak mereka memicu respons yang mirip dengan saat mereka mendapatkan hadiah fisik. Ini menjelaskan mengapa banyak orang mengejar pengakuan, baik melalui prestasi, hubungan sosial, atau bahkan media sosial.


    Aspek Psikologis : Harga Diri dan Identitas


    Dalam teori hierarki kebutuhan Maslow, setelah kebutuhan fisiologis (makan, minum, tidur) dan keamanan terpenuhi, manusia mencari kebutuhan sosial dan penghargaan. Pengakuan masuk dalam kategori ini karena berkaitan dengan harga diri dan aktualisasi diri.


    Harga Diri : Ketika seseorang mendapatkan pengakuan, mereka merasa berharga. Sebaliknya, jika diabaikan atau tidak dihargai, mereka bisa merasa tidak berarti atau bahkan mengalami stres dan depresi.


    Identitas : Pengakuan dari orang lain membantu kita membentuk identitas. Misalnya, jika seseorang dikenal sebagai "si pintar" di lingkungannya, mereka cenderung mempertahankan identitas itu dan berusaha memenuhi ekspektasi tersebut.



    Menurut teori kebutuhan afiliasi McClelland, manusia memiliki dorongan kuat untuk diterima dan menjadi bagian dari kelompok tertentu. Kita cenderung menyesuaikan perilaku dan keputusan dengan apa yang dihargai oleh orang di sekitar kita.


    Aspek Sosial : Budaya dan Tekanan Lingkungan


    Masyarakat membentuk standar tertentu tentang apa yang dianggap berharga. Misalnya, dalam dunia kerja, seseorang merasa perlu diakui melalui jabatan atau gaji tinggi. Dalam lingkup sosial, ada tekanan untuk mendapatkan pengakuan dalam bentuk popularitas, kecantikan, atau jumlah pengikut di media sosial.


    Di era digital, pengakuan menjadi lebih eksplisit dan terukur—like, komentar, views, atau share menjadi bentuk validasi yang dapat dihitung. Fenomena ini memperkuat perilaku mencari pengakuan, bahkan kadang berlebihan hingga menyebabkan kecanduan media sosial.


    Dampak Positif dan Negatif dari Mencari Pengakuan


    Positif :

    1. Meningkatkan motivasi untuk berkembang dan berkontribusi.

    2. Membangun hubungan sosial yang lebih kuat.

    3. Memberikan rasa percaya diri dan kebanggaan atas pencapaian.


    Negatif :


    1. Terlalu bergantung pada pengakuan eksternal bisa membuat seseorang kehilangan jati diri.

    2. Bisa menimbulkan kecemasan sosial jika tidak mendapat validasi yang diharapkan.

    3. Mendorong perilaku manipulatif atau pencitraan demi diterima orang lain.


    Kesimpulan : 


    Butuh pengakuan itu wajar, bahkan alami. Tapi kalau terlalu bergantung pada validasi eksternal, kita bisa kehilangan kontrol atas kebahagiaan sendiri. Pengakuan terbaik adalah yang datang dari diri sendiri, di mana kita bisa merasa bangga atas usaha dan nilai yang kita pegang, tanpa harus selalu menunggu tepuk tangan dari orang lain.


    (red)

    Komentar

    Tampilkan

    • Manusia Butuh Pengakuan
    • 0

    Terkini