
Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memiliki potensi besar, terutama dalam sektor pariwisata dan pertanian. Namun, jika dibandingkan dengan daerah lain seperti Bandung, Bekasi, atau Bogor, Kuningan masih tertinggal dalam beberapa aspek pembangunan. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain:
1. Infrastruktur yang Masih Terbatas
Jalan utama di Kuningan sudah cukup baik, tetapi akses ke daerah-daerah terpencil masih kurang memadai. Bandingkan dengan kota-kota besar yang memiliki jalan tol, bandara, atau transportasi umum yang lebih maju, Kuningan masih harus mengejar ketertinggalan.
2. Minimnya Industri dan Investasi Besar
Tidak seperti Karawang atau Bekasi yang menjadi pusat industri, Kuningan lebih fokus pada pertanian dan pariwisata. Sayangnya, sektor ini belum dikembangkan secara maksimal untuk menarik investasi besar yang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi.
3. Keterbatasan Lapangan Kerja
Karena kurangnya industri besar, banyak penduduk Kuningan yang merantau ke kota-kota lain untuk mencari pekerjaan. Ini menyebabkan potensi tenaga kerja produktif lebih banyak berkembang di luar daerah daripada di Kuningan sendiri.
4. Sumber Daya Alam yang Belum Dikelola Optimal
Kuningan punya banyak sumber daya alam, seperti potensi pertanian, perkebunan, dan wisata alam. Namun, masih ada kendala dalam pengelolaannya, baik dari segi teknologi, modal, maupun pemasaran hasil produksi.
5. Kurangnya Perguruan Tinggi dan Pusat Inovasi
Daerah yang lebih maju biasanya memiliki universitas besar yang menjadi pusat penelitian dan inovasi, seperti Bandung dengan ITB atau Bogor dengan IPB. Sementara itu, Kuningan masih minim institusi pendidikan tinggi yang bisa mendorong inovasi dan perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
6. Kurangnya Daya Tarik bagi Investor
Birokrasi yang masih kurang efisien dan kurangnya promosi daerah sebagai tempat investasi bisa menjadi alasan mengapa investor lebih memilih daerah lain seperti Cirebon atau Majalengka yang memiliki akses lebih mudah ke pelabuhan dan bandara.
7. Pola Pikir Masyarakat yang Masih Tradisional
Banyak masyarakat di Kuningan yang masih mempertahankan pola kerja konvensional, seperti bertani secara tradisional, daripada mengembangkan usaha berbasis teknologi atau digital. Padahal, di era sekarang, adaptasi teknologi sangat penting untuk kemajuan daerah.
Tapi, Kuningan Punya Potensi Besar!
Meskipun tertinggal dalam beberapa aspek, Kuningan masih punya peluang besar untuk berkembang, terutama di sektor pariwisata, pertanian modern, dan ekonomi kreatif. Jika pemerintah daerah mampu mengembangkan infrastruktur, menarik investasi, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, bukan tidak mungkin Kuningan bisa menyusul daerah lain di Jawa Barat.