
Kegiatan berlangsung di Halaman Sekretariat Daerah Kuningan, dimana Agus Toyib menyampaikan salam perpisahan bahwa ini merupakan upacara atau apel terakhir yang beliau pimpin.
“Upacara Hari Kesadaran Nasional di Bulan Februari ini merupakan upacara atau apel terakhir yang dapat saya pimpin, berkenaan dengan berakhirnya masa jabatan saya sebagai Penjabat Bupati Kuningan pasca dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 februari besok” Ujar Agus Toyib, disaksikan Pj Sekda Kuningan, para staff ahli bupati, asisten sekretaris daerah, para kepala perangkat daerah, kepala bagian lingkup setda serta staff sekretariat daerah dan perwakilan masing-masing SKPD.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Toyib menyampaikan bahwa di lubuk hati yang paling mendalam, Ia memohon maaf apabila selama bertugas ada kesalahan yang diperbuat.
“Semata itu karena saya sebagai manusia biasa yang tak luput dari kesalahan” Ujar Agus Toyib penuh haru.
Agus Toyib mengucapkan ucapan terimakasih atas kerjasama dan kolaborasi yang telah ditunjukkan oleh segenap aparatur pada saat kekosongan jabatan bupati definitif.
“Penugasan saya sebagai Penjabat Bupati Kuningan selama periode kurang lebih empat bulan ini merupakan salah satu kenangan terbaik dalam hidup saya, dimana saya bisa bekerja dengan saudara-saudara sekalian” Lanjut Agus Toyib.
Agus Toyib berpesan agar seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat mendukung program kerja Bupati dan Wakil bupati kuningan terpilih.
“Saya juga ingin menghimbau kepada seluruh aparatur, baik dari staff, struktural, kepala perangkat daerah maupun jabatan fungsional untuk bersama-sama mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih, yaitu Kuningan Melesat serta program 100 hari kerja pertama, dimana ini merupakan upaya kita bersama dalam membangun kuningan yang lebih baik” Ujar Agus Toyib.
Pj Bupati Kuningan Agus Toyib di akhir sambutannya, menyampaikan sebuah pesan mendalam.
“Teruslah bersahabat sampai allah berkata waktunya pulang,
ketika ada kesempatan, pergilah bersama teman-teman lama.
Berkumpul-kumpul, bukan sekedar makan, minum dan bersenang-senang,
Tetapi ingat,
waktu hidup kita semakin singkat,
Maka dari itu, bangunkanlah persaudaraan…
Mungkin lain waktu kita tidak akan bertemu lagi.
Mungkin lain waktu kita sudah semakin susah untuk berjalan..
Umur itu seperti es batu,
Dipakai atau tidak, akan tetap mencair dan berakhir.
Begitu juga dengan umur kita. digunakan atau tidak digunakan, umur kita akan tetap berkurang, dan akhirnya kembali ke hadirat illahi… “
(red)