• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    Langgar Larangan Parkir Kena Denda, Abu Gozi : Jangan Tebang Pilih

    Kamis, 30 Januari 2025, Januari 30, 2025 WIB Last Updated 2025-02-20T03:50:35Z


    Kuningan - Penerapan larangan parkir di sepanjang jalan pertokoan siliwangi yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan rupanya mendapat tanggapan dari beberapa tokoh.


    Iman Abu Gozi (41) salah satunya. Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Garuda Nusantara Mandiri Indonesia Bersatu (GANUM-IB) DPD Kabupaten Kuningan ini memberikan apresiasi kepada Pemda atas langkahnya dalam menegakan aturan yang ada khususnya dalam hal parkir, namun menurutnya alangkah lebih baiknya jika hal tersebut juga diberlakukan kepada wilayah lain dengan kondisi yang sama agar tidak terkesan tebang pilih.


    "Saya apresiasi langkah Pemda dalam penertiban parkir khususnya di sepanjang jalan pertokoan siliwangi, namun jangan sampai tebang pilih, karena masih banyak lokasi lain dengan kondisi serupa yang juga mengganggu kenyamanan khususnya pengguna jalan," ujar Iman kepada kuningansatu.com, Kamis (30/01/2025).


    Dikatakan Iman, bahwa beberapa lokasi seperti di sekitaran masjid Syi'arul Islam juga memiliki kondisi yang sama. Sering terjadi kemacetan kendaraan yang diakibatkan kendaraan yang parkir di kanan dan kiri jalan sehingga dirasa mengganggu kenyamanan pengguna jalan saat melintas di wilayah tersebut.


    "Arah barat alun-alun kuningan di sekitaran masjid Syi'arul Islam juga kondisinya sama, kalau bisa ya ditertibkan juga, karena sama mengganggu kenyamanan pengguna jalan," kata Iman.


    Selain itu kata Iman, di sepanjang Jalan Jendral Sudirman arah RSUD 45 Kuningan pun kondisinya tidak jauh berbeda. Kondisi jalan yang sempit ditambah banyak kendaraan yang parkir sembarangan menjadikan wilayah tersebut pun menjadi titik rawan kemacetan yang lagi-lagi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.


    Selanjutnya kata Iman, lokasi yang dinilai memiliki kondisi yang sama dan perlu mendapat perhatian Pemda adalah  di depan Rumah Sakit Juanda. Kondisi jalan yang juga cukup sempit dan lalu lintas kendaraan dua arah cukup membuat kemacetan, ditambah lagi parkir kendaraan di sepanjang Rumah Sakit tersebut yang turut memperparah keadaan.


    "Dari jalan Jendral Sudirman ke arah RSUD 45 hingga ke arah utara di depan Rumah Sakit Juanda juga sama. Kondisi jalan yang sempit ditambah lalu lintas kendaraan dua arah menjadi faktor penyebab kemacetan, diperparah dengan adanya parkir di bahu jalan yang kiat memperparah keadaan, itu juga tolong ditata dengan baik agar pengguna jalan menjadi nyaman," kata Iman.


    Menanggapi parkir kendaraan khususnya roda 2 yang ada di depan RS Juanda, Doni (35) yang merupakan warga setempat juga turut mengeluhkan hal yang sama. Pasalnya menurut Doni, adanya parkir di bahu jalan membuat lalu lintas menjadi macet setiap harinya.


    "Ya saya sebagai warga setempat juga merasa kurang nyaman, karena setiap hari di sini macet akibat lalu lintas dua arah ditambah parkir yang memang kurang tertata," kata Doni kepada kuningansatu.com, Kamis (30/01/2025).


    Doni yang berdomisili di Lingkungan Wage Kelurahan Purwawinangun ini mengungkapkan bahwa kondisi seperti ini sudah berlangsung lama. Menurutnya sempat beberapa kali kondisi ini membaik setelah adanya perhatian dari pihak Pemerintah Daerah dalam beberapa waktu, namun pada akhirnya kembali seperti sedia kala.


    "Pernah waktu itu kondisinya membaik setelah ada perhatian dari pemerintah, namun sekarang seperti itu lagi, macet lagi," ungkap Doni.


    Menurut Doni, seharusnya perihal parkiran di depan RS Juanda ini dicarikan solusinya bersama, antara pihak Rumah Sakit, lingkungan sekitar, dan pemerintah yang membuat kebijakan.


    "Ini perlu duduk bersama anatara lingkungan sekitar, pihak RS, dan Pemerintah Daerah untuk dicarikan solusiny, kalau tidak begitu akan terus menjadi permasalahan. Pengguna jalan yang akhirnya jadi korban," kata Doni.


    Doni juga berharap Pemerintah Daerah bersikap tegas dan tidak tebang pilih dalam menegakan aturan Perda demi kenyamanan masyarakat.


    "Ya kalau memang yang satu ditertibkan ya yang lain juga sama tertibkan, karena ini semua demi kenyamanan masyarakat," tukas Doni.


    (red)

    Komentar

    Tampilkan

    • Langgar Larangan Parkir Kena Denda, Abu Gozi : Jangan Tebang Pilih
    • 0

    Terkini